Sewaktu sampai didaerah baru, daerah yang asing Raycan merasakan sesuatu yang aneh. Phalic disini sungguh berbeza dengan phalic di daerah sebelumnya. Bukan paras rupa fizikal yang berbeda namun sikap dan pergaulan mereka. Phalic disini nampaknya lebih kasar dan merengus dalam perlakuan mereka.
Melihat keadaan itu leduo Raycan menjadi tidak senang dan selesa.
"Apa harus menyerap kedalam phalic ini lalu menjadi seperti mereka? preq! Oh Tuhan mengapa ini harus kuterima jika aku yang engkau pilih? katakan Tuhan"
Dari pandangan mata sisi Raycan melihat tantrum bumbir yang begitu indah, namun dia tidak pasti apakah mereka didalam itu turut indah perlakuannya?
Di sisi tantrum bumbir berdiri Aterik yang cantik menawan mengenakan gaun jarang berwarna merah. Tidak pasti tidak lain tidak bukan aterik itu sengaja diletakkan disitu dan berpakain begitu untuk menarik pengunjung memasuki bumbir itu. Raycan segera mengahayu kaki ligat menuju ke bumbir untuk segera ke aterik bagi bertanya kot kot ada kerja kosong yang sesuai untuknya.
Sebaik sampai disitu terkejut langkah kepalang jebat sialang tatkala terlihat aterik itu bukan sepertima yang disangkanya dari jauh.
"Celaka kat sini pun neaten, apa ni? neaten ada dimana mana, Oh Tuhan kenapa kau sengsarakan aku begini" keluh Raycan di leduonya.
bersambung ...
Kosa kata :
Phalic - Masyrakat
Leduo - hati
Tantrum - sebuah
Bumbir - Tempat menjual sirap
Preq - arrhh
Aterik - Pelayan
Neaten - Sejenis jantina (jika dibumi sama seperti Pondan)
3 komen:
perkataan yg susah nih
macam cerita bapuk alien je gua baca ni..
errrr.....
Post a Comment